Frequencies


Interpretasi data:

Tidak terjadi kesalahan dalam input data ke SPSS terlihat dengan missingnya yaitu 0

 

Frequency Table

 

Interpretasi data:

Dari frequenci di table usia dapat buatkan interval kelas, sbb:

Umur Frekuensi Percent
24 – 29 14 46,66
30 – 35 4 13,33
36 – 41 6 20,00
42 – 47 5 16,66
48 – 53 1 3,33
Jumlah 30 100

Dari tabel dapat dilihat bahwa umur yang paling banyak adalah pada interval kelas 24 – 29 yaitu sebnyak 14 orang kemudian interval kelas 36 – 41 sebanyak 6 orang, kemudian interval kelas antara 42 – 47 sebanyak 5 orang, kemudian interval kelas 30 – 35 yaitu sebanyak 4 orang dan yang paling sedikit adalah pada interval kelas 48 – 53 yaitu hanya 1 orang.

Ini membuktikan bahwa tingkat kepuasan prestasi kerja yang lebih besar ditunjukkan dengan usia yang lebih muda dibandingkan dengan usia yang lebih tua.

 

Interpretasi data:

Dari tabel di atas dapat di buatkan interval kelas, sbb:

 

Masa kerja Frekuensi Percent
2 – 7 16 53,33
8 – 13 8 26,66
14 – 19 2 6,66
20 – 25 3 10,00
26 – 31 1 3,33
Jumlah 30 100

Dari tabel dapat dilihat bahwa masa kerja yang paling banyak adalah pada interval kelas 2-7 sebanyak 16 orang, kemudian pada interval kelas 8-13 sebanyak 8 orang, kemudian pada interval kelas 20-25 sebanyak 3 orang, kemudian interval kelas 14-19 sebanyak 2 orang dan yang treakhir interval kelas 26-31 hanya 1 orang. Artinya bahwa tingkat kepuasan yang masa kerjanya antara 2-7 tahun lebih tinggi dibandingkan dengan yang telah lama bekerja.

 

Interpretasi data:

Dari tabel dapat diketahui bahwa jumlah pria sebanyak 18 orang dan wanita sebanyak 12 orang

Interpretasi data:

Dari tabel dapat dilihat bahwa tingkat pendidikan S1 sebanyak 15 orang, SMA sebanyak 13 orang dan SMK sebanyak 2 orang.

Correlations

Interpretasi data:

Dari semua variabel Y1.1 sampai Y1.7  hanya variabel Y1.1 yang tidak signifikan dengan korelasi karena nilai signifikannya di atas 0,05 dan Y1.2 sampai Y1.7  menunjukkan kesignifikanan dimana nilai signifikannya lebih kecil dari taraf kesignifikanan 0,05. Bahkan Y1.4 sampai Y1.7 menunjukkan kesignifikanan pada taraf 0,01 atau 1 % dimana nilai signifikan yang dimiliki lebih kecil daripada alpha 0,01.

Artinya bahwa prestasi kerja yang dijelaskan oleh Y1.1 tidak menonjol atau tidak signifikan. Sedangkan prestasi kerja yang dijelaskan oleh Y1.2 sampai Y1.7 sangat menonjol atau sangat signifikan.

 

Correlations

Semua variabel X1 mulai X1.1 sampai X1.7 menununjukka signifikan dimana semua nilai signifikannya lebih kecil daripada 0,05 yang berarti bahwa semuanya valid untuk penelitian tersebut. Artinya bahwa semua kepuasan gaji yang dijelaskan oleh X1.1 sampai X1.7 menunjukkan pengaruh/hubungan yang kuat terhadap prestasi kerja.

Semua variabel X2 menunjukkan kesignifikanan kecuali X2.7 dimana nilai signifikan lebih kecil daripada 0,05. Atau dengan kata lain bahwa semua variabel valid kecuali X2.7

Artinya bahwa kepuasan promosi yang dijelaskan oleh X2.1 sampai X2.6 sangat kuat hubungan/pengaruhnya terhadap prestasi kerrja. Sedangkan kepuasan promosi yang dijelaskan X2.7 tidak menunjukkan pengaruh/hubungan langsung terhadap prestasi kerja karena tidak signifikan dengan alpha 5 %.

Reliability

 

Scale: ALL VARIABLES

 

 

Interpretasi :

Uji Realibility dengan alpha 0,647 atau 64,7 % menunjukkan bahwa variabel dependen (Y) dapat digunakan kapan saja. Artinya bahwa nilai alpha menunjukkan bahwa prestasi kerja mempunyai realibilitas di masa mendatang.

Reliability

 

Scale: ALL VARIABLES

 

 

Interpretasi:

Uji realibility X1 dengan alpha 0,794 atau 79,4 % menunjukkan bahwa variabel X1 signifikan dengan waktu artinya bahwa variabel tersebut dapat digunakan kapan saja. Artinya bahwa nilai alpha yang ditunjukkan dari variabel X1 menunjukkan bahwa kepuasan gaji berpengaruh terhadap prestasi kerja dan dapat dipakai di masa mendatang.

 

Reliability

 

Scale: ALL VARIABLES

 

 

 

Interpretasi:

Nilai alpha dari uji Reliability adalah sebesar 0,707 atau 70,7 %. Ini menunjukkan bahwa varibel X2 signifikan. Artinya bahwa variabel terebut dapat digunakan kapan saja. Artinya nilai alpha yang yang dijelaskan oleh variabel X2 (kepuasan promosi) dapat dipakai dalam waktu yang akan datang atau mempunyai realibility signifikan dengan waktu yang akan datang.

Regression

 

 

Interpretasi :

angka R sebesar 0,706 atau 70.6 % menunjukkan bahwa korelasi/hubungan prestasi kerja (Y) dengan variabel Kepuasan Gaji (X1) dan kepuasan Promosi (X2) kuat. Ini ditunjukkan dengan nilai signifikanan lebih kecil daripada 0.05.

 

Interpretasi :

Output menunjukkan bahwa nilai F hitung  13, 403 dengan tingkat signifikansi 0,000. Karena probabilitasnya (0,000) jauh lebih kecil daripada 0,05 maka model regresi tersebut dapat dipakai atau ada hubungan antara prestasi kerja (Y) dengan kepuasan Gaji (X1) dan Kepuasan Promosi (X2). Artinya tingkat prestasi kerja seseorang berbanding lurus dengan kepuasan gaji yang diterima dan kepuasan promosi.

Interpretasi:

Uji parsial di atas menunjukkan semua varibel Kepuasan Gaji (X1) dan Kepuasan Promosi (X2)  mempunyai hubungan/berpengaruh signifikan terhadap Prestasi Kerja (Y). ini ditunjukkan dengan nilai signifikansinya masing-masing variabel di bawah 0,05.

Persamaan regresinya dapat di tuliskan secara matematik: Y = 11,095 + 0,33 X1 + 0,285 X2